RAHASIA SUKSES DALAM BERURUSAN DENGAN MANUSIA

Posted: April 3, 2009 in Budaya Politik, PUBLIK RELATION
Tags: , ,

Rahasia berurusan dengan manusia, tema yang saya pilih ini, karena kehidupan kita sehari-hari dan sebagai makhluk sosial selalu berurusan dengan manusia, sebagai politikus bahkan sebagai Public Relation tak boleh terputus hubungan dengan manusia (masyarakat), namun bila anda mau “menyendiri” hidup dibelantara seorang diri tak perlu berurusan dengan manusia.

Keseharian kehidupan kita selalu berurusan dengan manusia, berurusan dengan manusia dalam mendapatkan penghidupan dan kepentingan kita. Dalam berurusan dengan manusia kita harus mengetahui “seperti apa manusia?”.

Mengetahui rahasia berurusan dengan manusia, maka kita harus tahu, apa yang diinginkannya?, tidak banyak, tapi ada beberapa hal yang benar-benar diharapkan, anda selalu berusaha keras untuk memenuhinya. Satu-satunya cara yang bisa menggerakkan anda melakukan apapun adalah dengan memberi apa yang anda inginkan.

Ada beberapa hal yang paling diinginkan manusia adalah :

  • Kekuasaan (Kebanggaan sebagai orang penting).
  • Uang dan apapun yang dapat dibeli dengan uang.
  • Kesehatan
  • Ketenangan masa tua
  • Kehidupan akhirat
  • Kesejahteraan anak/keturunannya
  • Kepuasan seksual.

Hampir semua keinginan manusia ini biasanya dapat dipenuhi dan terpuaskan, semuanya….kecuali satu hal—Kebutuhan untuk dihargai. Inilah rasa lapar manusia yang tak tertahankan, kebutuhan yang tak terpenuhi, begitu besarnya keinginan ini, hingga siapa yang dapat mengerti menggunakannya, maka dia diterima dimanapun, siapa yang tidak mengertikannya, maka dia akan berjalan dilorong sepi.

Kebutuhan untuk dihargai adalah salahsatu perbedaan nyata antara manusia dengan hewan, gambarannya…Dalam kontes burung berkicau yang baru diadakan seorang pemenang lomba dengan rasa bangganya menunjukkan piala yang dimenangkan pada kontes ini, namun burungnya sebagai pemenang tidak memperdulikan piala yang telah direbutnya. Sipemilik¬† burung sangat peduli karena piala itu memberinya rasa penting dan dihargai, tanpa “rasa penting untuk dihargai” tidak ada bedanya dengan hewan.

Manusia kadang-kadang menjadi cacat dalam usahanya memperoleh simpati dan perhatian serta mendapatkan rasa penting untuk dihargai. Kalau orang merasa lapar akan perasaan penting sebagai kebutuhan untuk dihargai, sehingga mereka menjadi “gila” untuk memperolehnya, bayangkan keajaiban apa yang dapat anda peroleh dengan memberikan pada mereka penghargaan yang tulus.

Memberi penghargaan yang tulus merupakan salahsatu rahasia sukses dalam berurusan dengan manusia. Inilah yang harus dilakukan..tapi apa yang rata-rata dilakukan orang?…tepat berlawanan dengan ini, kalau mereka tidak menyukai sesuatu hal, maka cepat-cepat mencari “kambing hitam”, namun kalau mereka sangat menyukai sesuatu, maka mereka tidak mengatakan apa-apa (terima kasihpun–tidak).

Salahsatu hal yang paling diabaikan dikehidupan didunia ini adalah Penghargaan. Entah bagaimana kita selalu menolak memberi penghargaan ketika bawahan telah mengerjakan tugasnya dengan baik sesuai yang diinginkan dan kita lalai memberi dorongan semangat guna memotivasinya menjadi lebih profesional, bahkan ucapan terima kasihpun tak terucap, atau kita telah berfikiran “mereka-kan telah menerima gaji sebagai imbalan pekerjaannya”.

Kalau begitu kita harus memberi sanjungan kepadanya!!…tentu tidak!!, sanjungan sangat berbeda dengan penghargaan, perbedaannya?, sederhana sekali, penghargaan-tulus..sanjungan-tidak tulus, yang satunya dari hati yang lain dari gigi, yang satunya tidak mementingkan diri sendiri, yang lainnya demi diri sendiri, yang satunya dikagumi dunia yang lainnya dikutuk dunia, jadi sanjungan adalah menyampaikan kepada orang lain dengan persis apa yang dia fikirkan tentang dirinya sendiri.

Prinsip paling dalam pada sifat dasar manusia adalah kebutuhan untuk dihargai”, karena itu usahakan meninggalkan jejak ramah dari rasa penghargaan kecil dalam perjalanan anda sehari-hari, anda akan tercengang melihat betapa semua itu menghangatkan persahabatan yang akan muncul, semakin hangat dalam kunjungan anda berikutnya………

Nah, bagaimana dengan anda ?……….

Comments are closed.