BAGAIMANA PERAN PUBLIC RELATION DALAM PENCITRAAN

Posted: March 16, 2009 in iklan politik,kepemimpinan,pemilu,otonomi daerah
Tags: , , ,

Pencitraan melalui media selalu dianggap efektif dalam membentuk citra, pasalnya, sebagian besar masyarakat di indonesia tidak memiliki akses kepada informasi, dalam hal ini mengecek hal-hal yang ditayangkan melalui media massa untuk mengetahui kebenarannya.

Terjalinnya kedekatan dengan audiens adalah kunci keberhasilan, hal ini hanya dapat dilakukan melalui peran PR, Keuntungan apa yang diperoleh masyarakat, bila kandidat menjadi legislator? Pertanyaan ini jelas menghendaki adanya kejelasan kelebihan sang kandidat atau partai politik yang menaunginya. PR-lah yang memperkenalkan sang kandidat melalui sosialisasi yang memfokuskan pada kepribadian yang akan membuatnya menjadi seterkenal mungkin.

Beberapa hal yang patut menjadi perhatian PR dalam mencapai target image yang dikehendaki yakni sosialisasikan program unggulan yang pro-rakyat, peka dengan permasalahan wilayah-daerah dan tonjolkan track record sang kandidat.

Beberapa media yang dapat digunakan public Relation adalah pembuatan kartu nama, penggunaan “panggung”  media cetak dan media elektronik, saran penulis gunakan dengan bahasa rakyat, karena dengan bahasa rakyat lebih mudah dicerna dan cepat dimenegerti oleh target audiens.

Tidak kalah pentingnya dengan membuka stand informasi, karena melalui stand ini masyarakat mendapatkan informasi yang lebih lengkap mengenai calon legislatornya dan partai politik yang menaunginya.

Penggunaan stand informasi yang interaktif dengan beberapa “penggoda” paling tidak dapat menarik masyarakat untuk berkunjung, dengan kunjungan ini PR mempunyai kesempatan untuk mempromosikan calon legislatornya dan partai politiknya berikut visi misinya yang akan mengangkat derajat kesejahteraan masyarakat.

Menarik minat masyarakat untuk berkunjung, inilah inti dari stand informasi, berkunjungnya masyarakat menandakan adanya minat untuk mengetahui lebih jauh tentang track record caleg dan partai yang akan dipilihnya.

Mengingat pentingnya peran public relation dalam menterjemahkan bahasa visi misi kedalam bahasa rakyat ini menjadikan PR menjadi ujung tombak keberhasilan pencapaian “target image”, ingatlah iklan tidak membentuk image tetapi publikasilah yang membentuk image dan menorehnya dalam benak masyarakat.

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membentuk image masyarakat diantaranya melakukan kunjungan kerumah-rumah, lakukan hal ini guna mendapatkan masukan dan informasi langsung dari masyarakat dan lebih mengakrabkan calon legislator dengan masyarakat pendukungnya, walaupun hal ini dilakukan hanya dalam beberapa menit saja namun moment ini sangat berarti bagi masyarakat, “merasa diperhatikan” itulah hal yang paling menjadi kebutuhan masyarakat.

Atau menggunakan pusat informasi melalui telepon, penggunaan Handphone (HP) yang dapat dihubungi oleh masyarakat setiap saat dapat menjalin terciptanya “kedekatan” dengan masyarakat, janganlah terputus hubungan dengan masyarakat, bila terputus maka tamatlah riwayat kariernya.

Bagaimana anda mempunyai masukan untuk lebih menarik minat masyarakat? Atau anda ada komentar lain? Mari kita disikusikan…

Comments are closed.